"Sebuah hari tanpa tertawa adalah hari yang tidak berguna", Charlie Chaplin.
Tertawa adalah sebuah ungkapan bahagia yang dirasakan seseorang karena ada suatu hal lucu ataupun menggelitik hati.
Dengan tertawa, banyak manfaat yang diperoleh. Salah satunya yaitu dapat menumbuhkan mood booster seseorang yang sedang drop karena beberapa tekanan atau masalah hidup yang menghimpitnya.
Efek tertawa adalah kita dapat mengerjakan segala kewajiban kita tanpa beban sedikitpun karena aliran oksigen yang mengalir ke otak lebih banyak dari sebelumnya.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar seseorang tertawa. Misalnya, berkumpul dengan orang yang memiliki selera humor tinggi, menonton film-film komedi, membaca beberapa komik kocak dan lain sebagainya.
Berbicara tentang film atau acara televisi bergenre komedi terdapat beberapa acara yang saya anggap lucu dan materi bercanda jauh dari sikap menyudutkan siapapun.
Seperti Opera Van Java yang diperankan oleh Sule, Andre, Nunung dan kawan-kawan.
Acara ini dikemas dalam bentuk sebuah pertunjukan wayang orang versi modern dengan Parto sebagai dalangnya.
Ada program kuis lawak Waktu Indonesia Bercanda yang dibawakan oleh Cak lontong dan Fitri Tropica sebagai pemandu acara.
Suasana kuis semakin greget manakala Bedu yang berperan sebagai peserta kuis kalah dan diejek oleh peserta lainnya. Sesekali emosi ia luapkan pertanda tidak terima dengan jawaban ngawur peserta lainnya yang dianggab benar oleh cak Lontong. Trntunya ini semua merupakan adegan rekayasa yang sengaja dibuat kocak. Dan asli ini lucu.
Di acara lain juga ada Extravaganza. Acara yang tayang saat jaman kuliah dulu. Acara ini diperankan oleh Aming, Tora Sudiro DKK. Acara ini memancing kita tertawa lepas terlebih saat Aming berdandan menyerupai wanita namun sikap maskulinnya tidak dapat ditinggalkan.
Dalam adegan tersebut, samasekali saya tidak melihat Aming sedang menghina kelompok *****ng. Melainkan sikap spontan yang mampu menggelitik hati pemirsa khususnya berjenis kelamin wanita.
Sekilas dengan menonton acara demikian Televisi yang berguna sebagai penghibur pemirsa dinilai berfungsi maksimal. Karena selain menghibur, acara ini dapat menghilangkan tekanan-trkanan yang kita hadapi ketika itu.
Hal yang saya suka dari acara komedi tersebut adalah materinya. Meski dekat dengan realita kehidupan tetapi tidak menyerang privasi individu atau personal. Hal ini memberi informasi pada kita bahwa untuk melucu ada beberapa etika yang harus dijaga.
Salah satunya adalah tidak menjadikan kekurangan seseorang sebagai bahan lelucon sehingga memicu konflik dan ketersinggungan.
Kendati tertawa dihukumi boleh, kita sebagai ummat islam juga harus menghindari sikap berlebihan karena terlalu banyak tertawa membuat hati kita keras. Keras untuk menyesali segala kekeliruan kita sebagai hamba Allah dan keras untuk bersikap peka berempati terhadap kesusahan orang lain.

Comments
Post a Comment