Rahma menyiapkan tiga baju untuk dikenakan dalam sebuah acara. Sebelum dikenakan, sepertia biasa ia meminta pertimbangan kak Roni yang sekaligus berperan sebagai ayah baginya.
Baju pertama berwarna coklat susu. Baju lebaran tahun lalu. Tampilannya sederhana. Bahkan nyaris terlihat bukan seperti baju idul fitri karena motifnya yang polos.
Kala itu baju ia beli sehari sebelum idul fitri. Kemungkinan ia kehabisan stok model karena telat beli baju. Anggapannya saat itu.
Baju kedua berwarna hijau toska dengan kombinasi hitam dan merah. Terkesan mahal. Ia beli 3 bulan sebelum idul fitri tahun ini. Ia tidak ingin peristiwa lalu terulang kembali oleh karenanya ia memutuskan membeli via online meski rugi ongkos kirim sebagai konsekuensi yang harus diterima saat itu dalam bertransaksi jual beli online.
Baju berikutnya berwarna pink bermotif garis-garis. Harganya murah tapi modelnya kekinian ala-ala Sabyan gitu.
Ia mencoba memberi kesempatan kepada sang kakak untuk memilih baju mana yang pantas ia kenakan di acara esok, acara pernikahan sepupunya.
"Yang mana kak?" tanya Rahma.
"Buat acara apa nih? Tanya Roni kembali.
"Ya acara besok lah masak ke pasar? Jawab Rahma ketus.
"emmmh karena kakak gak suka pamer, aku pilih ini" Kak Roni memilih baju berwarna coklat susu.
"Yah kok ini sih? Ini terlalu sederhana. Aku gak suka. " Jawab Rahma menolak.
"Eits ....Rahma,menghadiri undangan pernikahan hukumnya wajib tetapi bukan untuk pamer. Orang bijak gak akan menilai seseorang hanya dari pakaian yang dikenakan. " kak Roni menjelaskan panjang lebar.
"Yah padahal aku kan? " Rahma masih berusaha bertahan menolak.
"Sudah kamu tanya kakak atau gimana nih? Kakak memberi jalan keluar untuk keselamatan akhiratmu. Bukan berniat lain. " Kak Roni menenangkan dan akhirnya Rahmapun mengiyakan pilihan sang kakak.
Iya yakin nasihat kakak semata wayang akan tetap sama saat nanti ia bertanya kembali tentang kepantasan pakaiannya. Bahkan hingga lima tahun ke depan dan berikutnya untuk selalu tetap sederhana seberapapun harta yang dimiliki.
Comments
Post a Comment