Skip to main content

Posts

Orang Kaya Dilarang Makan Nasi

Banyak orang kaya harta, tetapi tidak dapat menikmati materi yang diperoleh karena ujian penyakit yang mendera. Bagaimana kiat-kiat agar terjaga dari keadaan demikian? ---_--------------------------***------------------------------ Di pagi yang cerah, hari pertama romadhan, Omar dan Hana sedang bermain ke rumah Shiva sahabatnya satu sekolah. Saat itu mereka tidak memiliki gambaran apapun untuk mengisi waktu romadhan mereka. "Shiva, kamu lagi apa sih?" tanya omar. "aku sedang bantu ibu membersihkan karpet musholah". Jawab Shiva seraya membersihkan kedua tangannya dari debu karpet.  " Nanti, di sini akan ada acara tadarus sekaligus belajar ilmu tafsir al-Qur'an." tambah Shiva. " Waw, keren itu! Anak-anak boleh ikut tidak ya?" tanya Hana penasaran. " Boleh kalau kamu mau. Sekalian saja kalian bertarawih di sini. Sudah dua romadhan musholah ini ramai dengan kegiatan-kegiatan keagamaan." ajak Shiva serius. "Hei Omar, b...

Mata Mengunci Jam Dinding

" Wah, sudah 178 chat?" Ucapku saat mbuka WA tadi malam selepas menidurkan si bungsu. Jemariku mulai lincah menyapu layar android, mengusapnya dan sesekali sentuhan manja si telunjuk membuka notifikasi facebook dan beberapa fanspage event challenge. " Ya Ampun, dua hari tak buka hp, rupanya aku tertinggal banyak informasi" Pikirku berbicara sendiri. Meskipun bukan pebisnis online yg tiap waktu buka HP agar mendapat informasi terbaru, aku yang punya hobby menulis juga tak kalah aktif membuka HP setiap hari. Hanya saja ranahku tentang tulis menulis dan kepenulisan. Berimajinasi dan berkhayal, mencari ide bagaimana membuat tulisan memikat, gurih dan lezat seperti anggota JeWe lainnya. Pikiran teringat untuk membaca chating sahabat JeWe satu persatu. Ada yang sudah setor 10 tugas, 8, 7 ataupun 3 tugas karangan. Sepintas saya berfikir, " Dari beberapa anggota kelas, kok sekarang aku jadi anggota tertinggal ya" " kalau begitu, aku harus bikin b...

Serpihan Hati Mumu

Cinta itu menyinari. Ibarat Matahari dan Bulan selalu bersinar tulus meski awan menutupi. Lantas, apa susahnya meniru Bulan? Menyinari disini bermakna luas. Kasih sayang tulus, mencurahkan perhatian, menghormati termasuk jg memaafkan dengan tulus.Kali ini saya akan bercerita tentang buah dari sikap sabar. Betapa sabar membawa keberuntungan. "Man shobaro, Faza". " Barangsiapa bersabar maka beruntung" " Tak sumpahi jadi bunga lo ya!" Pak Jaja meluapkan kemarahannya atas sikap ceroboh Mumu yang berulangkali keliru ngelist dagangannya di gudang sepatu kian menjadi. Mumu sebagai karyawan baru di toko itu tampak takut dengan sikap keras Pak Jaja, sang pemilik toko. " Maafkan saya pak. Pikiran saya sedang......." " Ah ...sudah...sudah....kamu selalu saja beralasan tiap kali berbuat salah". "Minggu lalu karena kunyit, kemarin karena sirih, sekarangpun demikian". Tolak Pak Jaja atas upaya Mumu menjelaskan penyebab kesalahan. ...

Setelah susah pasti ada mudah

"Aku tersentuh oleh suara lembut putera sulungku melantunkan Adzan di surau barunya". Cerita bunda Ayu padaku kemaren sore dengan mata berkaca penuh haru.  "Bagaimana tidak, sebab di surau lamanya ia dibully oleh isteri pemilik surau lantaran kebencian pribadinya terhadap keluargaku". Tambahnya dengan menjelaskan penuh semangat. " selain itu, aku dapat merasakan perkembangan pesat yang terjadi pada anakku di surau ini". Sambil menghidangkan teh panas, bunda Ayu terus bercerita hingga tanganku mulai tak sabar ingin mencubit bolu coklat di samping teh. Walau sedikit kepanasan tanganku mencubit bolu itu, aku tetap dapat merasakan kelezatannya gigitan demi gigitan. Akhirnya akupun berkesimpulan putera sulung bunda Ayu mendapat banyak kemudahan di surau barunya setelah banyak kesulitan yang terjadi di suraunya yang lama. Bukankah itu semakna dengan bunyi ayat " inna ma'al 'usri yusro?"(setelah kesulitan ada kemudahan?)

Sebuah Pintu

Ku buka pintu kelas Jenius Writing, menurut beberapa testimony, kelas ini sangatlah seru. Semua orang yang pernah singgah keluar dengan kebahagiaan tiada tara. Tentunya dengan wajah dan hati sumringah. Mengenal pintu kelas ini membuat rasa penasaranku kian dalam untuk semakin memasukinya. Karena terbukti banyak siswa pemula yang lulus dengan lincah dan menggugah hati para pembaca. Lalu sepenuh hati ku masuki pintu ini dengan ucapan bismillah niat ngalap berkah dari sang kekasih Allah. Saat kumulai melangkahkan kaki kananku memasuki ruangan dimana ada banyak wajah-wajah ramah dengan niat sama denganku, tiba-tiba terbukalah pintu rahasia terletak di sebelah meja yang ku tuju. Di situlah ku temukan beberapa alat seperti pena, buku, HP dan Laptop, Di sana juga terdapat banyak gelembung udara berwarna-warni. Ada merah, hijau, ungu, pink, biru hingga hitam. Di dalamnya bertuliskan ide-ide, rahasia sukses penulis pemula, kata-kata yang memotivasi serta harapan dan do'a. Ku datangi...

Sebuah Jalan

"Selalu menjadi orang pertama dalam memberi pertolongan. Namun dalam mencari kesalahan dan menjatuhkan orang juga jagonya. Apakah orang baik demikian?" Tanya Luna pada Syamsa sahabatnya yang lama mengenyam ilmu agama di pesantren. Luna terbiasa mencurahkan isi hatinya pada Syamsa. Syamsa dengan wawasan agamanya yang luas, mampu memenuhi logika Luna yang sering terbawa perasaan. Pagi itu, di mushollah keluarga milik pak Khoir ayah Syamsa, duduk dua mamah muda yang tengah asyik berdialog. Perbincangan mereka dihangatkan dengan gemuruh candaan anak- anak balita. Topik pembahasan berfariasi. Terkadang mereka membahas tujuan manusia hidup di dunia, makna perjuangan sebagai khalifah di muka bumi, tentang akidah, akhlak, tumbuh kembang anak hingga resep hidangan lezat home made. Sesekali terdengar tawa renyah di sela-sela pembicaraan mereka yang asyik, sekali waktu mereka terlihat sama-sama menangis bercurah kesah dan saling menguatkan satu dan lainnya. Syamsa terdiam sejenak...

Its just about facebook

Manusia makhluk sosial. Facebook adalah salah satu media online untuk bersosial. Bagaimanakah menyikapi facebook? -------------------------***--------------------------- Ku buka pintu masuk untuk mengenal semua orang yang suka bersosial dan 'say hello' di berandaku. Ada beberapa dari teman masa sekolah dulu, ada juga dari masa kuliah, teman-teman waktu sempat menjadi guru di dua sekolah swasta, beberapa sanak saudara dan beberapa orang di luar yang aku sebutkan tadi. Aku mengenal mereka dari huruf-huruf yang disebarnya. Bahwa si A adalah seorang yang pintar, penuh ilmu pengetahuan dan ingin menyebarkan ilmunya padaku. Si B yang sangat menghargai waktu sehingga dimanapun ia berada haruslah menghasilkan rupiah, dialah pebisnis sejati. Si C yang selalu menjaga silaturrahmi dengan orang-orang sekitarnya sehingga terkadang ia ngirit kuota untuk update status. Sekalinya berstatus hanya untuk bercengkrama manjah dengan orang-orang sekitar sekedar menghilangkan jenuh yang mendera ...